Minggu, 29 September 2013

Diky Renaldi K. MIA 4.1/14

Perpustakaan
         Dalam Kamus Bahasa Indonesia, Perpustakaan adalah suatu tempat yang menyediakan dan memelihara berbagai jenis buku pendidikan maupun non-pendidikan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Perpustakaan adalah tempat, ruang, gedung yang disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku dsb. Di perpustakaan dapat di temukan benda-benda seperti rak buku, meja, kursi, komputer, majalah, dan koran. Selain itu di perpustakaan dapat di temui Pustakawan yang bertugas untuk melayani pembaca, mencatat buku yang akan di pinjam, dan menjaga barang-barang di perpustakaan agar tetap terawat.
           Di Perpustakaan terdapat klasifikasi buku yang berguna untuk memudahkan pengunjung atau  pembaca mencari buku yang di inginkan dengan melihat nomor rak. Pengklasifikasian di perpustakaan menggunakan sistem klafisikasi Dewey Desimal (DDC).
             Dewey Desimal (DDC) disusun berdasarkan kesamaan isi buku. Dalam Perpustakaan terdapat kode 000-900 di DDC.
         Dinamakan Dewey Desimal karena ditemukan oleh oleh seseorang yang bernama Dewey.
               Rak buku nomor 000 berisi buku-buku karya umum misalnya buku puisi, kamus, Ilmu Tafsir, dll. Di rak buku nomor 100 kita dapat menemukan buku-buku tentang kehidupan dan pikiran manusia dengan konsep mendasar yang di sebut filsafat seperti Psikologi, Budaya, Sejarah, Politik, dll. Dalam rak nomor 200, terdapat buku-buku keagamaan seperti Al-Qur'an, Al-Kitab, Kisah Nabi atau para tokoh agama, dan hukum-hukum dalam agama. Jika kita sedang mencari buku tentang Ilmu Sosial, seperti Ilmu Ekonomi, Sosial, Politik, dan Ketata Negaraan terdapat di rak nomor 300. Di rak buku nomor 400 memuat buku tentang Ilmu Kebahasaan seperti Bahasa Inggris, Bahasa Jerman, Bahasa Jepang, dan Sastra Indonesia.
             Kita dapat menemukan buku Matematika, Sains, dan Ilmu-ilmu pasti di rak nomor 500. Selanjutnya di rak nomor 600 kita dapat menemukan buku-buku pengetahuan praktis, seperti buku-buku cara memasak, membuat kue, Teknologi, dll. Dalam rak nomor 700 kita dapat temukan buku Kesenian dan Olahraga seperti gulat, tinju, bola basket, bola volli, olahraga raket, tari pendet, gamelan, dll. Jika kita sedang mencari buku kesusasteraan seperti novel, fiksi, dongeng, legenda, dan lain-lain bisa kita temukan di rak nomor 800. Terakhir, rak nomor 900 berisi buku tentang biografi dan geografi seperti Autobiogafi Moh. Hatta, dll.

LAPORAN HASIL OBSERVASI PERPUSTAKAAN


          Perpustakaan berasal dari kata pustaka yang artinya buku. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), perpustakaan merupakan tempat, gedung, ataupun ruang yang di sediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku, majalah dan bahan kepustakaan lainnya yang di simpan untuk di baca, di pelajari dan di bicarakan.
          Unsur-unsur yang umumnya terdapat di perpustakaan antara lain Klasifikasi Dewey Decimal (DDC), buku-buku yang di tata rapi di dalam rak buku atau di lemari dan biasanya di lengkapi dengan kursi serta meja yang di gunakan pembaca buku, petugas perpustakaan dan pengunjung perpustakaan selama berada di dalam perpustakaan. Unsur-unsur yang umum lainnya terdapat di perpustakaan adalah petugas perpustakaan yang bertugas menjaga ketertiban di dalam perpustakaan. Ketertiban yang harus di lakukan antaralain menjaga ketenangan di dalam perpustakaan, mentaati peraturan selama berada di perpustakaan dan pencatatan buku yang di pinjam dari perpustakaan atau di kembalikan ke perpustakaan.
          Pengklasifikasian buku-buku yang terdapat di perpustakaan biasanya dapat kita cari pada papan Klasifikasi Dewey Decimal (DDC). Tujuan pengklasifikasian buku-buku yang terdapat di perpustakaan adalah untuk mengelompokkan buku-buku yang sejenis di tempat atau di rak buku tertentu sehingga pembaca dan peminjam buku serta pengunjung perpustakaan dapat dengan mudah menemukan buku-buku yang di inginkan.
          Papan pengklasifikasian buku-buku yang terdapat di perpustakaan berisi Karya Umum (000), Filsafat (100), Agama (200), Ilmu-ilmu Sosial (300), Ilmu-ilmu Bahasa (400), Ilmu-ilmu Pasti (500), Pengetahuan Praktis (600), Kesenian Dan Olahraga (700), Kasusasteraan (800), Biografi Dan Geografi (900).
          Karya Umum (terdapat di rak bernomor 000-099), jenis-jenis buku yang terdapat pada pengklasifikasian Karya Umum antara lain buku-buku encyclopedia, kamus dengan berbagai bahasa dan referensi umum serta tafsiran-tafsiran AL-QUR’AN. Filsafat Dan Psikologi (terdapat di rak bernomor 100-199), jenis-jenis buku yang terdapat pada pengklasifikasian Filsafat Dan Psikologi antara lain buku-buku karya tulis, novel, metode-metode dan konsep-konsep. Agama (terdapat di rak bernomor 200-299), jenis-jenis buku yang terdapat pada pengklasifikasian Agama antara lain buku-buku keanekaragaman agama, buku-buku PAI atau Religi, kisah-kisah para nabi dan panduan ibadah. Ilmu-ilmu Sosial (terdapat di rak bernomor 300-399), jenis-jenis buku yang terdapat pada pengklasifikasian Ilmu-ilmu Sosial antara lain buku-buku ekonomi, sejarah dan sosiologi. Ilmu-ilmu Bahasa (terdapat di rak bernomor 400-499), jenis-jenis buku yang terdapat pada pengklasifikasian Ilmu-ilmu Bahasa antara lain buku-buku bahasa, beragam sastra dan bank-bank soal.
          Ilmu-ilmu Pasti (terdapat di rak bernomor 500-599), jenis-jenis buku yang terdapat pada pengklasifikasian Ilmu-ilmu Pasti antara lain buku-buku ilmu pasti seperti matematika, fisika, kimia, biologi dan buku-buku olympiade serta bank-bank soal. Pengetahuan Praktis (terdapat di rak bernomor 600-699), jenis-jenis buku yang terdapat pada pengklasifikasian Pengetahuan Praktis antara lain buku-buku teknologi informasi dan komunikasi, tata car penulisan surat dan buku-buku kartografi. Kesenian Dan Olahraga (terdapat di rak bernomor 700-799), jenis-jenis buku yang terdapat pada pengklasifikasian Kesenian Dan Olahraga antara lain buku-buku beragam kesenian dan olahraga. Kasusasteraan (terdapat di rak bernomor 800-899), jenis-jenis buku yang terdapat pada pengklasifikasian Kasusasteraan antara lain buku-buku karya sastra seperti novel, cerpen dan lain sebagainya. Biografi Dan Geografi (terdapat di rak bernomor 900-999), jenis-jenis buku yang terdapat pada pengklasifikasian Biografi Dan Geografi antara lain buku-buku biografi seseorang yang penting maupun tidak, buku-buku geografi dalam berbagai versi dan lain sebagainya.
~TERIMA KASIH~
Oleh            : Dhimas Abie Thoyib MIA 4-1 / 12

LAPORAN HASIL OBSERVASI - PERPUSTAKAAN

Arifatul Mu'amalah-MIA 4.1 / 08

     Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), perpustakaan adalah tempat, gedung, ruang, yang disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku, dan sebagainya. Dapat juga diartikan sebagai koleksi buku, majalah, dan bahan kepustakaan lainnya yang disimpan untuk dibaca dan dipelajari.

     Di perpustakaan terdapat beberapa unit komputer, pustakawan, meja, kursi, dan belasan rak buku. Pengunjung datang dan dilayani oleh pustakawan yang tugasnya mengelola seluruh kegiatan di perpustakaan. Biasanya, perpustakaan dilengkapi oleh fasilitas Wi-Fi.

     Buku-buku di perpustakaan diklasifikasikan dengan kode 000 untuk karya umum, kode 100 untuk filsafat, kode 200 untuk agama, kode 300 untuk ilmu-ilmu sosial, kode 400 untuk ilmu-ilmu bahasa, kode 500 untuk ilmu-ilmu pasti, kode 600 untuk pengetahuan praktis, kode 700 untuk kesenian dan olahraga, kode 800 untuk kesusteraan, dan kode 900 untuk biografi dan geografi. Semua kode buku itu diurutkan dan diletakkan dalam rak yang berbeda-beda. Hal ini untuk memudahkan pengunjung perpustakaan untuk mencari sebuah buku.

      Untuk lebih detailnya, kode 000 untuk karya umum disana terdapat buku-buku seperti ensiklopedia, kamus, dan tafsir. Kode 100 untuk filsafat, maka disana terdapat buku-buku karya tulis, konsep-konsep, dan metode. Kode 200 untuk agama, disana terdapat buku pendidikan agama, tanya jawab seputar agama, dan tata cara beragama. Untuk kode 300 yaitu ilmu-ilmu sosial terdapat buku-buku ekonomi, sosiologi, dan global. Kode 400 untuk ilmu-ilmu bahasa, disana terdapat sastra Indonesia, sastra Inggris, dan panduan belajar bahasa asing lainnya. Kode 500 untuk ilmu-ilmu pasti, berisi buku-buku pelajaran, kumpulan soal, dan intisari. Untuk kode 600, yaitu pengetahuan praktis terdapat buku cara pembuatan surat, buku akutansi, buku non fiksi, dan lain-lain. Kode 700, yaitu kesenian dan olahraga, terdapat buku tentang materi olahraga, kesenian daerah, seni rupa, alat gambar, serta kesenian daerah Indonesia. Kode 800 untuk kesusteraaan disana terdapat novel, cerpen, dan puisi. Dan terakhir, kode 900 yaitu biografi dan geografi terdapat buku-buku sejarah dan geografi.

     Setelah mengulas beberapa hal tentang perpustakaan, sadarlah bahwa perpustakaan memiliki peran yang teramat penting. Perpustakaan adalah gudang ilmu. Untuk itu manfaatkan perpustakaan dengan sebaik-baiknya.



Dhea Novitasari / MIA 4.1 _ 11

Laporan Observasi Perpustakaan

            Perpustakaan berasal dari kata pustaka yang artinya buku. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, perpustakaan mengandung arti tempat, gedung yang disediakan untuk pemelihraan dan penggunaan kolesi buku dan sebagainya. Dari kata dasar itu kemudian menimbulkan istilah turunan lain seperti: bahan pustaka, purtakawan , kepustakaan, dan ilmu pengetahuan.
            Pada umumnya fasilitas yang terdapat pada perpustakaan adalah buku, rak, komputer, meja dan kursi, almari, dan sebagainya. Rak buku sebagai tempat untuk meletakkan bubuku-buku sesuai dengan jenisnya agar lebih rapi dan untuk mempermudah pencarian buku. Meja dan kursi sebagai tempat pengunjung saat membaca buku agar lebih nyaman. Komputer sebagai sarana untuk pencarian, peminjaman, dan pengembalian buku karena biasanya data-data penomoran atau penataan buku disimpan pada komputer agar lebih mempermudah pengunjung untuk mencari, meminjam, atau mengembalikan buku di perpustakaan. Di perpustakaan juga terdapat tata tertib perpustakaan, tata tertib ini untuk menciptakan suasana yang nyaman dan menjaga keamanan perpustakaan. Dan fasilitas lain yang ada di perpustakaan hanyalah sebagai penunjang saja.
            Pada penyusunan atau penataan buku di perpustakaan diterapkan sistem DDC (Dewey Decimal Classification) atau klasifikasi Dewey Desimal, yaitu dengan cara mengkasifikasikan buku-buku sesuai dengan jenisnya dalam satu rak yang sama dengan sistem penomoran. Dengan cara itu sangat mempermudah para pengunjung untuk mencari buku-buku yang dibutuhkan. Munurut klasifikasi Dewey Desimal penantaan buku pada perpustakaan sebagai berikut : 000 untuk karya umum, 100 untuk buku-buku fisafat, 200 untuk buku keagamaan, 300 untuk ilmu sosial, 400 untuk buku-buku tentang kebahasaan, 500 untuk ilmu pasti, 600 untuk pengetahuan prastis, 700 untuk buku-buku kesenian, 800 untuk buku-buku kesusastraan, dan 900 untuk buku-buku tentang bbiografi dan geografi.
            Pada rak yang berkode 000 – 099 yaitu karya umum yang terdiri dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, kamus Jepang – Indonesia, kamus Indonesia – Inggris, dan sebagainya. Untuk kode 100 – 199 yaitu buku-buku tentang filsafat yang terdiri atas karya tulis seperti novel. Kode 200 – 299 yaitu buku keagamaan, rak ini terdari dari buku-buku yang berisi tentang ilmu agama seperti buku pendidikan agama Islam, Katholik, Kristen, dan Budha. Untuk kode 300 – 399 yang memuat tentang ilmu sosial terdiri atas buku tentang ekonomi, sosiologi, geografi, dan kenegaraan. Kode 400 – 499 untuk buku-buku kebahasaan terdiri atas buku kebahasaan Indonesia, Jerman, Mandarin, Jepang, dan Korea. Untuk kode 500 – 599 yang memuat tentang ilmu pasti terdiri atas buku-buku kimia, matematika, fisika, dan buku-buku olympiade. Kode 600 – 699 untuk pengetahuan praktis terdiri atas buku tata cara penulisan surat, buku tentang Teknologi Informasi dan Komunikasi , dan buku tentang kesehatan. Kode 700 – 799 yaitu tentang buku kesenian dan olahraga yang terdiri dari buku-buku yang mempelajari tentang seni rupa, seni musik, seni tari, dan buku-buku keolahragaan. Pada kode 800 – 899 untuk buku kesusastraan terdiri atas novel, kumpulan cerpen, majalah, dan pidato. Dan pada rak yang terakhir atau rak yang berkode 900 – 1000 yang memuat buku tentang biografi dan geografi terdiri atas buku perjalanan hidup tokoh terkenal dan buku yang mempelajari tentang keadaan alam ini.

            Untuk meminjam buku di perpustakaan harus memiliki kartu anggota. Untuk menjadi anggota harus mendaftar terlebih dahulu, yaitu dengan cara mengisi formulir dan biasanya dikenakan biaya sesuai dengan ketetapan perpustakaan tersebut. Setelah menjadi anggota perpustakaan , maka anggota akan mendapatkan kartu anggota. Dan kartu anggota itu harus dibawa ketika anggota akan meminjam buku. Dan masa peminjaman buku biasanya telah ditetapkan oleh pihak perpustakaan, dan jika pengembalian buku melebihi waktu peminjaman maka peminjam buku akan dikenankan denda sesuai dengan ketentuan perpustakaan. 

LAPORAN HASIL OBSERVASI

LAPORAN HASIL OBSERVASI
PERPUSTAKAAN 

Paragraf 1
         Perpustakaan adalah tempat , gedung , ruangan yang disediakan untuk tempat pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku dari berbagai sumber , tema , dan bahasan. Perpustakaan bersifat umum yang dapat dikunjungi oleh umum.
Paragraf 2
      Perpustakaan menjadi tempat yang sering di kunjungi oleh banyak orang. Oleh karena itu sudah seharusnya jika perpustakaan memiliki fasilitas yang memadai. Fasilitas – fasilitas yang seharusnya ada seperti , bangunan yang layak pakai , meja dan kursi , almari , rak buku , computer, dan komponen utama yang wajib adalah buku. Bahkan jika perlu terdapat alat –alat peraga yang menunjang berlangsungnya KBM baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan.
Paragraf 3
       Pengelompokan buku dapat dilakukan melelui Dewey Decimal ( DDC ). DDC itu sendiri adalah pengelompokan buku yang di buat oleh dewey dengan cara decimal. Buku – buku tersebut dapat di kelompokan menurut jenisnya yang terdiri atas, karya umum , filsafat , agama , ilmu – ilmu social , ilmu – ilmu bahasa , ilmu – ilmu pasti , pengetahuan praktis , kesenian , olahraga , kesusastraan , biografi dan geografi.
Paragraf 4
    Untuk kode desimal 000 tentang karya umum yang terdiri atas ilmu – ilmu karya ilmiah secara umum. Sedangkan kode 100 tentang filsafat yang terdiri atas ilmu , budaya , psikologi . Kode 200 tentang agama yang berisi buku – buku dari berbagai agama yang ada di Dunia. Kode 300 tentang ilmu social yang berisi tentang materi ekonomi dan sosiologi. 400 adalah kode untuk kelompok ilmu bahasa yang berisi tentang kamus – kamus dari berbagai bangsa , dan buku yang berhubungan dengan tata cara penulisan.
Paragraf 5
     Jika ingin mencari buku tentang ilmu pasti ada pada rak dengan kode 500 yang berisi buku – buku fisika, kimia, dan biologi. Ilmu praktis terdapat pada rak dengan kode 600 yang berisi tentang intisari dari ilmu biologi, fisika, dan kimia. Untuk kode buku 700 adalah kesenian dan olahraga yang berisi tentang olahraga dan buku kesenian yang sangat menarik untuk di baca. Kesusastraan dengan kode 800 yang berisi tentang karya sastra dari berbagai penerbit. Kode 900 tentang biografi dan geografi yang berisi tentang biografi para tokoh dan buku – buku geografi.
Paragraf 6
      Walaupun perpustakaan adalah tempat umum, tetap saja perpustakaan memiliki aturan – aturan tersendiri yang di buat oleh perpustakaan. Peerpustakaan yang bersifat umum seperti , jika ingin meminjam buku harus membawa kartu perpustakaan, tidak boleh berisik saat di perpustakaan, tidak boleh makan atau minum di perpustakaan. Selain itu kita harus merawat buku , tidak boleh merusak, buku jika merusak harus mengganti dan masih banyak lagi peraturan baik saat berada di perpustakaan ataupun saat peminjaman buku.
 

NAMA : RAUDHATUL MUNAWAROH
KELAS : MIA-4.1
NOMOR ABSEN : 25

SMA NEGERI 1 SALATIGA

Nurlita D.F/22

Hasil Observasi Perpustakaan

        Perpustakaan berasal dari kata pustaka yang artinya buku. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, perpustakaan adaah tempat, gedung yang disediakan untuk pemeliaharaan dan penggunaan koleksi buku dan sebagainya. Dapat pula diartikan sebagai koleksi buku, majalah, dan bahan kepustakaan lainnya yang disimpan untuk dibaca, dipelajari, dan dibicarakan.
       Di dalam perpustakaan terdapat macam-macam buku, majalah, lemari, meja dan kursi sebagai sarana pengunjung untuk membaca, beberapa pustakawan atau pustakawati yang bertugas untuk menjaga dan merawat buku-buku di perpustakaan. Ada juga peraturan perpustakaan guna mengatur  para pengunjung, seperti membayar denda jika terlambat mengembalikan buku, tidak diperkenankan membawa makanan atau minuman ke dalam perpustakaan, dan sebagainya.
    Di dalam perpustakaan juga terdapat pengkategorian buku sesuai jenisnya, guna mempermudah pengunjung mencari buku yang diinginkan. Umumnya perpustakaan menggunakan Dewey Decimal System (DDC), terdapat 10 golongan antara lain pada rak berkode 000 berisi buku-buku tentang karya umum, rak berkode 100 berisi buku-buku tentang filsafat, rak berkode 200 berisi buku-buku tentang ilmu agama, rak berkode 300 berisi buku-buku tentang ilmu sosial, rak berkode 400 berisi buku-buku tentang ilmu-ilmu bahasa, rak berkode 500 berisi buku-buku tentang ilmu pasti, rak berkode 600 berisi buku-buku tentang pengetahuan praktis, rak berkode 700 berisi buku-buku tentang kesenian dan olahraga, rak berkode 800 berisi buku-buku tentang kesenian dan olahraga, rak berkode 800 berisi buku-buku kesusatraan, dan rak berkode 900 berisi buku-buku tentang biografi dan geografi.
         Kategori karya umum contohnya yaitu kamus, ensiklopedia, dan tafsir kitab suci. Kategori  filsafat contohnya yaitu karya tulis, konsep-konsep dan metode-metode. Kategori ilmu agama contohnya yaitu pendidikan agama, tanya jawab seputar agama, dan cara-cara beragama. Kategori ilmu sosial contohnya yaitu buku ekonomi, sosiologi, dan sejarah. Kategori ilmu bahasa contohnya yaitu sastra Indonesia, sastra Inggris, dan panduan belajar bahasa asing.
       Kategori ilmu pasti contohnya buku pelajaran, kumpulan soal, dan intisari. Kategori pengetahuan praktis contohnya buku cara pembuatan surat, buku non fiksi, dan ilmu terapan. Kategori kesenian dan olahraga contohnya yaitu pendidikan jasmani, buku atletik, seni rupa, dan seni musik. Kategori kesusastraan contohnya yaitu novel, cerpen, dan puisi. Kategori biografi dan geografi contohnya yaitu buku sejarah dan biografi tokoh-tokoh penting.
                 

Abi Hidayat no. 01



LAPORAN HASIL OBSERVASI PERPUSTAKAAN
Perpustakaan mempunyai  peran penting dalam keberhasilan kegiatan belajaran mengajar di sekolah. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia perpustakaan memiliki  arti    1.  kumpulan buku-buku ( bacaan dan sebagainya, tempat, gedung, ruang yang disediakan untuk pemelliharaan dan penggunaan koleksi buku dan sebagainya. 2. Koleksi buku, majalah, dan bahan kepustakaan lainnya yang disimpan untuk dibaca, dipelajari, dan dibicarakan.
Unsur-unsur yang ada di perpustakaan di kelompokkan menjadi dua macam, yaitu unsur-unsur primer dan unsur-unsur sekunder. Unsur primer yang berada di perpustakaan yaitu buku, rak buku, meja dan kursi. Sedangkan unsur-unsur sekunder antara lain jaringan internet, komputer, dan sebagainya.
Buku-buku di perpustakaan di kelompokkan berdasarkan klasifikasi Dewey Desimal ( DDC ).  Kode 000-099 untuk buku-buku tentang karya umum misalnya Buku Tafsir Al Misbah, Ensiklopedia Internasional, Kamus Bahasa Jawa, dan sebagainya. Kode 100-199 untuk buku-buku tentang filsafat misalnya Buku Prahara Budaya, Kumpulan Karya Tulis, dan Kekuatan Si Lemah, dan sebagainya. Kode 200-299 untuk buku-buku tentang agama misalnya Buku Bahaya Makanan Haram, Dharmacakra, Fiqih, dan sebagainya. Kode 300-399 untuk buku-buku tentang ilmu-ilmu sosial misalnya Buku Ekonomi Politik, Otonomi Daerah, Pendidikan Pancasila dan sebagainya. Kode 400-499 untuk buku-buku tentang ilmu-ilmu bahasa misalnya Buku Kajian Morfologi Bahasa, Bahasa Indonesia, Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia dan sebagainya. Kode 500-599 untuk buku-buku tentang ilmu-ilmu murni misalnya Buku Intisari Kimia, Fisika Kimia Praktis, Genetika Manusia dan sebagainya. Kode 600-699 untuk buku-buku tentang ilmu-ilmu terapan misalnya Buku Surat-Surat Lengkap, Surat Lamaran Kerja, Menjadi Skenerio Profesional, dan sebagainya. Kode 700-799 untuk buku-buku tentang kesenian dan olah raga misalnya Buku Panduan Dril Gulat, Dasar-Dasar Balap Sepeda, Seni Rupa untuk SMA dan sebagainya. Kode 800-899 untuk buku-buku tentang buku buku kesusastraan misalnya Buku Tirani dan Benteng, Keretakan dan Ketegangan, Kiat Menulis Cerita, dan sebagainya. Kode 900-999 untuk buku-buku tentang sejarah dan geografi misalnya Buku Bung Hatta, Sejarah Nasional Indonesia, Geografi dan sebagainya.

Sabtu, 28 September 2013

Muhammad Ogan I.I-MIA 4.1-19

Perpustakaan
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, perpustakaan adalah tempat, gedung, ruang yang disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku dan sebagainya.
Unsur-unsur  yang ada di perpustakaan dapat digolongkan menjadi dua golongan,yaitu unsur-unsur primer atau wajib dan unsur-unsur sekunder. Unsur-unsur primer yang terdapat di dalam perpustakaan meliputi buku, rak buku, meja, kursi, pustakawan,dan lain-lain.Sementara unsur-unsur sekunder meliputi komputer, jaringan internet, kamar kecil dan lain-lain. Untuk mengikuti perkembangan zaman, hampir semua perpustakaan sudah memiliki komputer dan jaringan internet sendiri.
Buku-buku  perpustakaan dikelompokkan berdasarkan Klasifikasi Dewey Desimal (DDC). Kode 000 untuk buku tentang karya umum, kode 100 untuk buku tentang filsafat, kode 200 untuk buku tentang agama, kode 300 untuk buku tentang ilmu-ilmu sosial, kode 400 untuk buku tentang ilmu-ilmu bahasa, kode 500 berisi buku ilmu-ilmu pasti, kode 600 untuk buku pengetahuan praktis, kode 700 untuk buku kesenian dan olahraga,kode 800 untuk kesusasteraan, serta kode 900 untuk biografi dan geografi.
Buku-buku tersebut masih dapat digolongkan lebih lanjut berdasarkan jenis-jenisnya. Buku yang berada di rak berkode 000-099 antara lain buku ensiklopedia dan kamus. Buku yang tergolong dalam kode 100-199 terdapat buku-buku mengenai filsafat,misal karya tulis,metode-metode dan konsep-konsep. Untuk jenis buku yang berada di rak berkode 200-299, membahas hal-hal tentang keagamaan,antara lain buku Agama Islam,Kristen,katholik,Hindu dan Budha. Pada rak berkode 300-399 terdapat buku-buku tentang ilmu-ilmu sosial diantaranya buku Ekonomi,Sejarah, dan Sosiologi.

                Pada rak berkode 400-499 berisi buku tentang ilmu bahasa,misal buku bahasa Indonesia,Inggris,Jerman dan Jepang. Buku-buku ilmu pasti terdapat di rak berkode 500-599,diantaranya buku Matematika,Kimia,Biologi dan Fisika. Pada rak berkode 600-699 terdapat buku tentang teknologi informasi serta tata cara penulisan surat. Pada rak berkode 700-799 banyak buku yang membahas tentang kesenian,diantaranya buku kesenian tradisional Indonesia,cara memainkan alat musik,lagu-lagu daerah,buku tentang olahraga dan pola hidup sehat. Dan pada rak  berkode 800-899 terdapat buku-buku tentang kesusastraan,seperti cerpen dan novel. Dan yang terakhir pada rak berkode 900-999 terdapat banyak buku yang membahas tentang  biografi dan geografi. Dan hampir di setiap rak buku terdapat  buku latihan ujian.

Farah 'Azizatun Nuur / 16

PERPUSTAKAAN

Perpustakaan merupakan salah satu pusat informasi, ilmu pengetahuan , penelitian dan rekreasi. Tugas utama perpustakaan adalah membangun koleksi yang kuat demi kepentingan pengguna jasa perpustakaan. Selain melakukan kegiatan teknis salah satu kegiatan utama pepustakaan adalah sirkulasi buku dan materi lainnya

Pada umumnya di dalam perpustakaan terdapat buku – buku , rak buku , almari katalog , almari , pustakawan , serta meja dan kursi sebagai sarana untuk membaca. Di dalam sebuah perpustakaan pasti terdapat peraraturan yang mengikat pengguna jasa pepustakaan. Misalnya setiap pengguna jasa perpustakaan wajib membayar denda jika terlambat mengembalikan buku yang di pinjam , masa peminjaman buku maksimal dua buah dan dapat di perpanjang dua kali satu minggu. Seiring perjalanan waktu sebagian besar perpustakaan sudah menggunakan sistim komputerisasi. Sehingga terdapat minimal satu buah komputer dalam sebuah perpustakaan. Tidak jarang di dalam sebuah perpustakaan di lengkapi dengan fasilitas wi-fi.

Untuk memudahkan mencari buku yang di inginkan, di dalam sebuah perpustakaan buku yang sejenis akan dikumpulkan pada satu kelompok. Sistim klasifikasi persepuluhan Dewey yang di pakai pada perpustakaan dewasa ini mengelompokkan seluruh cabang pengetahuan menjadi sepuluh kelas atau golongan. Masing masing menggunakan tiga angka dasar. Kode 000 untuk karya umum, 100 untuk filsafat, 200 untuk ilmu agama , 300 untuk ilmu sosial , 400 untuk ilmu - ilmu bahasa, 500 untuk ilmu pasti, 600 untuk pengetahuan praktis, 700 untuk kesenian dan olahraga, 800 untuk kesusastraan dan 900 untuk biografi dan geografi. Dewey Decimal Classification (DDC) biasanya ditempelkan pada sisi rak.

Klasifikasi karya umum terdiri atas ensiklopedia , kamus serta kitab suci dan tafsirnya. Kategori filsafat terdiri atas buku - buku psikologi, karya tulis, dan bimbingan konseling. Kategori ilmu agama berisi tenang buku pelajaran agama, intisari agama dan modul - modul pembelajaran agama. Untuk cabang sosial berisi buku - buku pelajaran sosial seperti ekonomi , sosiologi dan sejarah. Dalam rak bahasa terdapat buku - buku pelajaran bahasa beserta kumpulan soalnya. Kategori ilmu pasti terdiri atas buku matematika, fisika, biologi dan kimia. 

Di rak pengetahuan praktis terdapat buku - buku cara pembuatan surat, buku non-fiksi , akuntansi, ekonomi dan ilmu - ilmu terapan. Buku - buku tentang keseian dan olahraga berisi buku yang mengupas tentang olahraga yang meliputi atletik, pendidikan jasmani, seni rupa dan seni musik. Kemudian di rak kesusastraan dapat di jumpai buku - buku fiksi , novel , cerpen , cara berpidato dan buku mengenai prosa dan pantun. Di rak biografi dan geografi dapat di jumpai buku sejarah dunia, dan biografi tokoh - tokoh penting dunia.

Jumat, 27 September 2013

Agnindya Puri / MIA 4.1 / 03

LAPORAN HASIL OBSERVASI
~PERPUSTAKAAN~

            Perpustakaan, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga,  adalah tempat, gedung, ruang yang disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku dsb.
            Di setiap perpustakaan pasti memiliki unsur-unsur tertentu yang menjadikan sebuah ruangan atau gedung tersebut dinamakan perpustakaan. Unsur-unsur wajib atau primer yang seharusnya berada dalam sebuah perpustakaan adalah buku, rak, meja, kursi, pustakawan, dan lain sebagainya. Sementara unsur-unsur sekundernya adalah cermin, perangkat komputer, sambungan internet, serta kamar mandi. Akan tetapi, akibat tuntutan perkembangan jaman, saat ini perangkat komputer serta sambungan internet juga dapat digolongkan dalam unsur primer perpustakaan.
            Pengklasifikasian buku-buku di perpustakaan disusun berdasarkan DDC (Dewey Decimal Classification) atau Klasifikasi Dewey Desimal. Kode 000 diperuntukkan bagi buku dengan jenis karya umum. Kode 100 untuk buku filsafat, kode 200 untuk buku agama, kode 300 untuk buku ilmu-ilmu sosial, kode 400 untuk buku ilmu-ilmu bahasa, dan kode 500 untuk buku ilmu-ilmu pasti. Sementara itu, kode 600, 700, 800, 900, secara berurutan adalah buku yang mengupas tentang pengetahuan praktis, kesenian dan olahraga, kesusasteraan, serta biografi dan geografi.
            Buku-buku tersebut dapat digolongkan lebih lanjut berdasarkan jenisnya. Di rak buku berkode 000, terdapat beberapa jenis buku, antara lain ensiklopedia, kamus, kitab suci beserta tafsirnya, serta buku mengenai ilmu-ilmu komputer. Sementara itu, di rak berkode 100 banyak jenis buku yang mengupas lebih dalam tentang hal-hal yang berhubungan dengan ilmu psikologi, budaya dan sejarah politik dunia. Di rak berkode 300, kita dapat menemukan hal yang berbau ilmu sosial, seperti buku tentang ekonomi, sejarah, dan sosiologi. Di dalam rak berkode 400 yang membahas ilmu bahasa, kita dapat menemukan jenis buku yang lebih lanjut menerangkan tentang bahasa Inggris, bahasa Indonesia, bahasa Jepang, dan bahasa negara-negara lain yang sudah umum digunakan. Sementara itu, buku tentang Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi, atau yang biasa disebut MIPA, dapat kita temukan di rak berkode 500. Kebanyakan buku-buku tersebut berisi materi dan latihan soal untuk ajang Olimpiade Sains. Di rak berkode 600, kita dapat menemukan ilmu-ilmu terapan seperti ilmu Teknologi Komunikasi dan Informatika serta tata cara penulisan surat-surat. Kemudian, di rak berkode 700, kita dapat menemukan buku yang berjenis tentang kesehatan, olahraga, serta kesenian, khususnya seni perfilman. Buku-buku yang kita temukan di rak 800 adalah buku yang membahas kesusasteraan, seperti kumpulan novel, cerpen dan tulisan sastra. Dan, di rak 900 atau rak terakhir adalah berisi tentang geografi dan sejarah Indonesia maupun Dunia.

            Hal menarik yang terdapat di sana adalah di setiap rak terdapat buku kumpulan soal-soal Ujian Nasional dari tahun ke tahun. Itu menunjukkan bahwa peran perpustakaan dalam menambah ilmu bagi para pengunjung, terutama pelajar sangat penting dan berguna. Terutama bagi para pelajar yang sudah memasuki tahap akhir dalam proses pembelajarannya di suatu sekolah.