Sabtu, 31 Mei 2014

Abi Hidayat MIA 4.2/01
Muhammad Ogan I.I. MIA 4.2/18

Renovasi Pasar

Dalam rangka mengahadapi Bulan Ramadhan dan Lebaran tahun 2014, pihak pengelola pasar ingin memperbaiki pasar sekaligus sarana dan prasarana dikarenakan kondisi pasar yang kumuh dan sudah tidak layak pakai. Hal ini dimaksudkan agar pedagang dan pembeli merasa nyaman dalam melakukan transaksi jual beli. Kemudian, pengelola pasar melakukan pembicaraan dengan ketua paguyuban pedagang untuk membicarakan rencana pemindahan pedagang sementara guna memperlancar proses perbaikan. Terjadi perbedaan pendapat waktu pemindahan dan lokasi sementara para pedagang.

Ketua paguyuban pedagang    : ‘’Selamat siang.”
Pimpinan pengelola pasar        : “Selamat siang.”
Ketua paguyuban pedagang    : “Ada yang bisa Saya bantu, Pak?”
Pimpinan pengelola pasar        : “BeginiPak, dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan tahun ini. Pemerintah berniat memperbaiki pasar kita ini.”
Ketua paguyuban pedagang    : “Kapan perbaikan dimulai, Pak?”
Pimpinan pengelola pasar        : “Secepatnya Pak, menunggu proses pemindahan pedagang dulu, Pak.”
Ketua paguyuban pedagang    : “Kapan mulai pemindahan pedagang?”
Pimpinan pengelola pasar        : “Bagaimana kalau minggu depan?”
Ketua paguyuban pedagang    : “Apakah bisa diberi waktu lagi, Pak?”
Pimpinan pengelola pasar        : “Kira-kira butuh berapa lama untuk memindahkan dagangan kalian?”
Ketua paguyuban pedagang    : “Ya kira-kira butuh dua minggu.”
Pimpinan pengelola pasar        : “Apakah tidak bisa lebih cepat lagi?”
Ketua paguyuban pedagang    : “Kami butuh banyak waktu, Pak. Karena dagangan kami banyak-banyak.”
Pimpinan pengelola pasar        : “Bagaimana kalau 10 hari. Kami juga butuh banyak waktu untuk memperbaiki pasar kalian.”
Ketua paguyuban pedagang    : “Baiklah, nanti akan saya sampaikan kepada teman-teman Saya.”
Pimpinan pengelola pasar        : “Oke.”
Ketua paguyuban pedagang    : “Lantas dimanakah tempat sementara kami berdagang?”
Pimpinan pengelola pasar        : “Di lapangan samping simpang enam.”
Ketua paguyuban pedagang    : “Saya tidak yakin apakah disana strategis.”
Pimpinan pengelola pasar        : “Nanti akan saya sosialisasikan dengan masyarakat setempat, supaya mereka mengetahui keberadaan pasar sementara.”
Ketua paguyuban pedagang    : “Baiklah. Saya bersama teman –teman akan mendukung proyek ini.”
Pimpinan pengelola pasar        : “Baguslah. Sebaiknya kalian harus segera bergegas. Jika tidak, Kami akan menggusur pasar secara paksa.”
Ketua paguyuban pedagang    : “Siap, Pak.”
Pimpinan pengelola pasar        : “Terima kasih atas waktu Anda. Selamat siang.”
Ketua paguyuban pedagang    : “Siang.”

                Akhirnya pimpinan pengelola pasar dan ketua paguyuban pedagang pun sepakat menetapkan waktu dan lokasi pemindahan sementara pasar yang akan direnovasi. Kemudian mereka kembali ke pekerjaan masing-masing.











Tidak ada komentar:

Posting Komentar