Abi Hidayat MIA 4.2/01
Muhammad Ogan I.I. MIA 4.2/18
Renovasi Pasar
Dalam rangka mengahadapi Bulan
Ramadhan dan Lebaran tahun 2014, pihak pengelola pasar ingin memperbaiki pasar
sekaligus sarana dan prasarana dikarenakan kondisi pasar yang kumuh dan sudah
tidak layak pakai. Hal ini dimaksudkan agar pedagang dan pembeli merasa nyaman
dalam melakukan transaksi jual beli. Kemudian, pengelola pasar melakukan
pembicaraan dengan ketua paguyuban pedagang untuk membicarakan rencana
pemindahan pedagang sementara guna memperlancar proses perbaikan. Terjadi
perbedaan pendapat waktu pemindahan dan lokasi sementara para pedagang.
Ketua paguyuban pedagang
: ‘’Selamat siang.”
Pimpinan pengelola pasar : “Selamat siang.”
Ketua paguyuban pedagang
: “Ada yang bisa Saya bantu, Pak?”
Pimpinan
pengelola pasar : “BeginiPak,
dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan tahun ini. Pemerintah berniat memperbaiki
pasar kita ini.”
Ketua paguyuban pedagang
: “Kapan perbaikan dimulai, Pak?”
Pimpinan
pengelola pasar : “Secepatnya Pak,
menunggu proses pemindahan pedagang dulu, Pak.”
Ketua paguyuban pedagang
: “Kapan mulai pemindahan pedagang?”
Pimpinan pengelola pasar : “Bagaimana kalau minggu depan?”
Ketua paguyuban pedagang
: “Apakah bisa diberi waktu lagi, Pak?”
Pimpinan pengelola pasar : “Kira-kira butuh berapa lama untuk
memindahkan dagangan kalian?”
Ketua paguyuban pedagang
: “Ya kira-kira butuh dua minggu.”
Pimpinan pengelola pasar : “Apakah tidak bisa lebih cepat lagi?”
Ketua
paguyuban pedagang : “Kami butuh
banyak waktu, Pak. Karena dagangan kami banyak-banyak.”
Pimpinan
pengelola pasar : “Bagaimana kalau
10 hari. Kami juga butuh banyak waktu untuk memperbaiki pasar kalian.”
Ketua paguyuban pedagang
: “Baiklah, nanti akan saya sampaikan kepada teman-teman Saya.”
Pimpinan pengelola pasar : “Oke.”
Ketua paguyuban pedagang
: “Lantas dimanakah tempat sementara kami berdagang?”
Ketua paguyuban pedagang
: “Saya tidak yakin apakah disana strategis.”
Pimpinan
pengelola pasar : “Nanti akan saya
sosialisasikan dengan masyarakat setempat, supaya mereka mengetahui keberadaan
pasar sementara.”
Ketua paguyuban pedagang
: “Baiklah. Saya bersama teman –teman akan mendukung proyek ini.”
Pimpinan
pengelola pasar : “Baguslah.
Sebaiknya kalian harus segera bergegas. Jika tidak, Kami akan menggusur pasar
secara paksa.”
Ketua paguyuban pedagang
: “Siap, Pak.”
Pimpinan pengelola pasar : “Terima kasih atas waktu Anda.
Selamat siang.”
Ketua paguyuban pedagang
: “Siang.”
Akhirnya
pimpinan pengelola pasar dan ketua paguyuban pedagang pun sepakat menetapkan
waktu dan lokasi pemindahan sementara pasar yang akan direnovasi. Kemudian
mereka kembali ke pekerjaan masing-masing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar