Jumat, 27 September 2013

Agnindya Puri / MIA 4.1 / 03

LAPORAN HASIL OBSERVASI
~PERPUSTAKAAN~

            Perpustakaan, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga,  adalah tempat, gedung, ruang yang disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku dsb.
            Di setiap perpustakaan pasti memiliki unsur-unsur tertentu yang menjadikan sebuah ruangan atau gedung tersebut dinamakan perpustakaan. Unsur-unsur wajib atau primer yang seharusnya berada dalam sebuah perpustakaan adalah buku, rak, meja, kursi, pustakawan, dan lain sebagainya. Sementara unsur-unsur sekundernya adalah cermin, perangkat komputer, sambungan internet, serta kamar mandi. Akan tetapi, akibat tuntutan perkembangan jaman, saat ini perangkat komputer serta sambungan internet juga dapat digolongkan dalam unsur primer perpustakaan.
            Pengklasifikasian buku-buku di perpustakaan disusun berdasarkan DDC (Dewey Decimal Classification) atau Klasifikasi Dewey Desimal. Kode 000 diperuntukkan bagi buku dengan jenis karya umum. Kode 100 untuk buku filsafat, kode 200 untuk buku agama, kode 300 untuk buku ilmu-ilmu sosial, kode 400 untuk buku ilmu-ilmu bahasa, dan kode 500 untuk buku ilmu-ilmu pasti. Sementara itu, kode 600, 700, 800, 900, secara berurutan adalah buku yang mengupas tentang pengetahuan praktis, kesenian dan olahraga, kesusasteraan, serta biografi dan geografi.
            Buku-buku tersebut dapat digolongkan lebih lanjut berdasarkan jenisnya. Di rak buku berkode 000, terdapat beberapa jenis buku, antara lain ensiklopedia, kamus, kitab suci beserta tafsirnya, serta buku mengenai ilmu-ilmu komputer. Sementara itu, di rak berkode 100 banyak jenis buku yang mengupas lebih dalam tentang hal-hal yang berhubungan dengan ilmu psikologi, budaya dan sejarah politik dunia. Di rak berkode 300, kita dapat menemukan hal yang berbau ilmu sosial, seperti buku tentang ekonomi, sejarah, dan sosiologi. Di dalam rak berkode 400 yang membahas ilmu bahasa, kita dapat menemukan jenis buku yang lebih lanjut menerangkan tentang bahasa Inggris, bahasa Indonesia, bahasa Jepang, dan bahasa negara-negara lain yang sudah umum digunakan. Sementara itu, buku tentang Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi, atau yang biasa disebut MIPA, dapat kita temukan di rak berkode 500. Kebanyakan buku-buku tersebut berisi materi dan latihan soal untuk ajang Olimpiade Sains. Di rak berkode 600, kita dapat menemukan ilmu-ilmu terapan seperti ilmu Teknologi Komunikasi dan Informatika serta tata cara penulisan surat-surat. Kemudian, di rak berkode 700, kita dapat menemukan buku yang berjenis tentang kesehatan, olahraga, serta kesenian, khususnya seni perfilman. Buku-buku yang kita temukan di rak 800 adalah buku yang membahas kesusasteraan, seperti kumpulan novel, cerpen dan tulisan sastra. Dan, di rak 900 atau rak terakhir adalah berisi tentang geografi dan sejarah Indonesia maupun Dunia.

            Hal menarik yang terdapat di sana adalah di setiap rak terdapat buku kumpulan soal-soal Ujian Nasional dari tahun ke tahun. Itu menunjukkan bahwa peran perpustakaan dalam menambah ilmu bagi para pengunjung, terutama pelajar sangat penting dan berguna. Terutama bagi para pelajar yang sudah memasuki tahap akhir dalam proses pembelajarannya di suatu sekolah. 

1 komentar: