Senin, 14 Oktober 2013

MIA 4.1 
at Gedong Songo, Bandungan, Jateng
Minggu, 13 Oktober 2013









Senin, 07 Oktober 2013

Hasil Observasi Perpustakaan

 Nama : Yoga Sugama
Absen : 30

Menurut  Kamus Besar Bahasa Indonesia perpustakaan diartika; Yang pertama : Tempat, gedung, ruang yg disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku dan sebagainya. Yang Kedua : koleksi buku, majalah, dan bahan kepustakaan lainnya yang disimpan untuk dibaca, dipelajari,dan dibicarakan.

Unsur-unsur yang ada di perpustakaan di kelompokkan menjadi dua macam, yaitu unsur-unsur primer dan unsur-unsur sekunder. Unsur primer yang berada di perpustakaan yaitu buku, rak buku, meja dan kursi. Sedangkan unsur-unsur sekunder antara lain jaringan internet, komputer, dan pegawai perpustakaan.

Untuk memudahkan pembaca dalam mencari buku yang akan mereka baca, digunakan pengklasifikasian melalui kode-kode. Dalam pengklasifikasian ini digunakan metode DDC(Dewey Decimal Clasification), pengelompokannya sebagai berikut

  •  Kode 000-009 Tentang Karya Umum

Berisi buku : Tafsir Al Misbah, Ensiklopedia Internasional, Kamus Bahasa Jawa, dan sebagainya.

  •   Kode 100-199 Tentang Filsafat

Berisi buku : Prahara Budaya, Kumpulan Karya Tulis, dan Kekuatan Si Lemah, dan sebagainya.

  • Kode 200-299 Agama

Berisi buku : Bahaya Makanan Haram, Dharmacakra, Fiqih, dan sebagainya.

  •   Kode 300-399 Tentang Ilmu-Ilmu Sosial

Berisi buku : Ekonomi Politik, Otonomi Daerah, Pendidikan Pancasila dan sebagainya.

  •   Kode 400-499 Tentang Ilmu-Ilmu Bahasa

Berisi buku : Kajian Morfologi Bahasa, Bahasa Indonesia, Pelajaran Bahasa, Sastra Indonesia dan sebagainya.

  •   Kode 500-599 Tentang Ilmu-Ilmu Murni

Berisi buku : Intisari Kimia, Fisika Kimia Praktis, Genetika Manusia dan sebagainya.

  •   Kode 600-699 Tentang Ilmu-Ilmu Terapan

Berisi buku : Surat-Surat Lengkap, Surat Lamaran Kerja, Menjadi Skenerio Profesional, dan sebagainya.

  •   Kode 700-799 Tentang Kesenian dan Olah Raga

Berisi buku : Panduan Dril Gulat, Dasar-Dasar Balap Sepeda, Seni Rupa untuk SMA dan sebagainya.

  •   Kode 800-899 Tentang Buku Kesusastraan

Berisi buku : Tirani dan Benteng, Keretakan dan Ketegangan, Kiat Menulis Cerita, dan sebagainya.

  •   Kode 900-999 Tentang Sejarah dan Geografi

Berisi buku : Bung Hatta, Sejarah Nasional Indonesia, Geografi dan sebagainya.


Dan Peraturan-peraturan dalam perpustakaan yang saat ini belum bisa tercantum.




Maaf jika adakurangnya. Atssalamualaikum....

Jumat, 04 Oktober 2013

Maella Rizky K._18_MIA-4.1

Perpustakaan

Di dalam dunia pendidikan, tak dapat dipungkiri lagi jika buku merupakan salah satu unsur terpenting yang sangat dibutuhkan untuk terciptanya suatu kegiatan pembelajaran. Buku adalah media pembelajaran yang dianggap sangat efektif selain guru pengajar. Selain itu, buku juga mempunyai beraneka ragam jenis yang berbeda. Tempat dimana buku ditata serta di susun rapi  menurut jenis dan golongannya, biasa kita sebut dengan perpustakaan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, perpustakaan dapat diartikan sebagai tempat, gedung, ruang yang disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku.
Pada sekolah-sekolah tertentu, biasanya menyediakan sebuah bangunan khusus yang digunakan sebagai perpustakaan. Perpustakaan sangat berguna bagi para siswa karena dengan adanya perpustakaan, siswa dapat meminjam buku-buku pelajaran yang mereka butuhkan tanpa harus membelinya. Biasanya, perpustakaan menyadiakan beberapa fasilitas tertentu untuk mendukung kenyamanan serta keindahan di dalam perpustakaan. Fasilitas tersebut diantaranya: meja dan kursi yang ditata sedemikian rupa sehingga nyaman bagi para siswa yg hendak membaca buku, beberapa komputer yang dilengkapi dengan akses internet, toilet untuk pengunjung, pustakawan yang ramah, serta sistim peminjaman buku menggunakan data barcode.
Entah ada berapa jumlah koleksi buku yang ada di dalam perpustakaan. Menurut jenis-jenisnya, buku dapat digolongkan menggunakan teori klasifikasi dewey decimal (DDC). Beberapa golongan menurut teori tersebut dinyatakan dalam bentuk kode angka, yaitu: kode dengan nomor 000 berisi tentang karya-karya umum, kode dengan nomor 100 berisi tentang filsafat, kode bernomor 200 berisi tentang agama, kode bernomor 003 tentang ilmu-ilmu sosial, kode bernomor 400 tentang ilmu bahasa, kobe bernomor 500 berisi tentang ilmu-ilmu murni, kode angka 600 tentang ilmu terapan dan pengetahuan praktis, kode 700 tentang kesenian dan olahraga, kode angka 800 berisi tentang kesusassteraan, serta yang terakhir kode bernomor 900 berisi tentang sejarah dan geografi.
Dari beberapa kode-kode golongan menurut klasifikasi dewey desimal tersebut, contoh bentuk  bukunya yaitu: Untuk kode 000 yaitu tentang karya-karya umum contohnya: novel, karangan, buku panduan, karya ilmiah, dll. Untuk kode 100 contohnya: sejarah, idiologi, kumpulan puisi, dll. Untuk kode angka 200 contohnya: kitab-kitab suci, akhlak dan budi pekerti, buku panduan kegiatan keagamaan,dll. Untuk kode 300 yaitu: sisiologi, nilai sosial, pelanggaran sosial, dll. Untuk kode 400 contohnya: resensi, eyd, kamus, dll. Untuk kode 500 contohnya yaitu: teknologi, IPA, matematika, dll. Untuk kode 600 contoh bukunya yaitu: perkembangan teknologi, psikologi, dll. Untuk kode nomor 700 misalnya: seni musik, seni rupa, seni tari, panduan olahraga, dll. Untuk kode bernomor 800 contohnya: ilmu sastra, adat istiadat, suku bangsa,dll. Serta yang terakhir kode 900 yaitu contohnya: biografi/ autobiografi tokoh, pengetahuan alam, dll.
Perpustakaan juga mempunyai beberapa tata tertib yang harus ditaati bagi para pengunjung. Tata tertib itu yaitu:
1.      Dilarang membawa makanan atau minuman kedalam perpustakaan karena dapat mengganggu  kebersihan perpustakaan serta konsentrasi dari pengunjung perpustakaan.
2.      Apabila buku yang dipinjam rusak ataupun hilang, maka peminjam harus menggantinya dengan yang baru.
3.       Bagi anggota atau pengunjung yang terlambat mengembalikan buku yang dipinjam, maka akan dikenakan denda dengan jumlah tertentu sesuai dengan jenis buku dan dihitung per hari.
4.      Dilarang membuang sampah sembarangan.
5.      Tidak boleh membuat keributan di dalam perpustakaan karena dapat mengganggu pengunjung yang lainnya.

6.      Dll.

Kamis, 03 Oktober 2013

Laporan Pengamatan Perpustakaan Sekolah


Laporan Pengamatan Perpustakaan Sekolah

Perpustakaan adalah tempat yang terdapat berbagai buku didalamnya untuk dibaca dan dipinjamkan kepada setiap orang yang berkunjung ke perpustakaan tersebut. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, perpustakaan mempunyai dua arti. Yang pertama, perpustakaan adalah tempat,gedung,ruang yang disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku. Sedangkan arti yang kedua, perpustakaan adalah koleksi buku, majalah, dan bahan kepustakaan lainnya yang disimpan untuk dibaca, dipelajari dan dibicarakan.
Pada pengamatan kali ini, saya diminta untuk membuat laporan mengenai perpustakaan. Perpustakaan yang saya amati ialah perpustakaan SMA N 1 Salatiga . Perpustakaan ini memiliki berbagai fasilitas, seperti buku, meja, kursi, dan kamar kecil, serta komputer. Di perpustakaan ini disediakan berbagai buku, baik buku pelajaran maupun buku cerita (fiksi dan nonfiksi). Komputer yang ada di perpustakaan ini telah disambungkan dengan internet,sehingga apabila buku ataupun informasi yang dibutuhkan kurang lengkap maka pengunjung dapat mencari di internet melalui komputer tersebut.
Di perpustakaan ini diterapkan metode pengklasifikasian buku, yaitu dengan metode Dewey Desimal. Pada metode ini, buku buku ditata dengan menggunakan sistem penomoran/kode yang didasarkan pada persamaan jenis buku. Pengklasifikasian ini dimaksudkan agar pengunjung perpustakaan dengan mudah mencari buku yang diperlukan dengan melihat nomor/kode yang ada pada rak buku. Klasifikasi Dewey Desimal tersebut yaitu :
1.      Nomor 000 : karya umum.
Berisi berbagai kamus dan Ensiklopedia.
2.      Nomor 100 : tentang filsafat.
Berisi tentang buku sosiologi.
3.      Nomor 200 : ilmu keagamaan.
Berisi buku berbagai ilmu agama, modul modul, dan intisari agama.
4.      Nomor 300 : ilmu ilmu sosial.
Berisi buku buku tentang ilmu ekonomi, sosial dan geografi.
5.      Nomor 400 : ilmu ilmu bahasa.
Berisi buku buku pengajaran berbagai macam bahasa, seperti Bahasa Mandarin, Jepang, Jerman, Perancis, dan bahasa Inggris serta Bahasa Indonesia
6.      Nomor 500 : ilmu ilmu pasti.
Berisi tentang ilmu ilmu matematika, fisika, kimia, dan biologi.
7.      Nomor 600 : peng.praktis .
Berisi buku tentang cara membuat surat, buku nonfiksi, dll.
8.      Nomor 700 : kesenian dan olahraga.
Berisi tentang berbagai teknik olahraga ringan maupun berat. Berisi buku buku mengenai seni rupa, alat gambar, kesenian daerah, dll.
9.      Nomor 800 : kesusastraan.
Berisi kumpulan cerpen dan novel.
10.  Nomor 900 : biografi dan geografi.
Berisi buku buku tentang sejarah Indonesia .
 Perpustakaan ini mepunyai beberapa tata tertib yang jarus ditaati oleh pengunjung perpustakaan. Tata tertib ini dimaksudkan untuk menjaga fasilitas fasilitas yang ada di perpustakaan sehingga dapat dimanfaatkan sebaik baiknya dan agar para pengunjung tidak menyalahgunakan buku buku yang dipinjam,misalnya merusak/menjual buku yang dipinjam. Sehinggan teripta perpustakaan yang terawat. Contoh tata tertib yang ada di perpustakaan, yaitu :
1.      Pengunjung tidak diperbolehkan mengotori perpustakaan, misalnya dengan membawa makanan ke dalam ruangan dan tidak membuang sampah pada tempat yang disediakan.
2.      Pengunjung tidak diperbolehkan merusak, menjual, atupun mencoret coret buku yang dipinjam.
3.      Pengunjung dilarang membuat gaduh perpustakaan.
Cara meminjam buku di perpustakaan ini sama dengan peminjaman buku di perpustakaan pada umumnya. Cara meminjamnya adalah dengan membawa kartu perpustakaan. Kartu ini tidak boleh dipinjamkan kepada orang lain, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Jumlah buku yang dipinjam tidak boleh melebihi jumlah tertentu. Buku buku yang dipinjam harus dikembalikan sesuai dengan batas waktu yang ditentukan. Jika peminjam tidak dapat mengembalikan buku sesuai batas waktu yang ditentukan, maka peminjam tersebut akan dikenai sanksi sesuai peraturan yang disepakati,biasanya berupa denda. Namun biasanya denda yang dipatok kecil.



RIVI MONICA P. / 27

Rabu, 02 Oktober 2013

NADHIRA SHAFA G. /MIA4-1/20

LAPORAN HASIL OBSERVASI PERPUSTAKAAN NADHIRA SHAFA G. /MIA4-1/20 Menurut definisi, perpustakaan adalah kumpulan buku-buku bacaan dan sebagainya untuk menambah ilmu pengetahuan yang bermanfaat untuk diri sendiri maupun masyarakat. Pada umumnya, dalam perpustakaan terdapat unsur tertentu. Contohnya, meja dan kursis yang tersusun rapi sebagai sarana pembaca yang berminat membaca di perpustakaan. Ada pula komputer sebagai fasilitas yang dapar digunakan untuk anggota perpustakaan mengerjakan tugas, browsing, atau memperoleh informasi melalui internet. Biasanya, pada dinding perpustakaan terdapat kata motivasi yang dapat memotivasi pengunjung perpustakaan. Petugas perpustakaan atau yang biasa disebut pustakawan juga termasuk unsur dari perpustakaan yang bertugas untuk mengkoordinir peminjaman dan pengembalian buku-buku perpustakaan. Tidak terlepas dari itu, perpustakaan pasti memiliki banyak buku yang tersusun rapi pada rak tertentu sesuai jenisnya. Perpustakaan memiliki klasifikasi buku. Misalnya, nomor 000 merupakan kode untuk karya umum, nomor 100 merupakan kode untuk filsafat, nomor 200 merupakan kode untuk keagamaan, nomor 300 merupakan kode untuk ilmu sosial, nomor 400 merupakan kode untuk ilmu bahasa, nomor 500 merupakan kode untuk ilmu pasti, nomor 600 merupakan kode untuk pengetahuan praktis, nomor 700 merupakan kode untuk kesenian dan olahraga, nomor 800 merupakan kode untuk kesusastraan, nomor 900 merupakan kode untuk biografi dan geografi. Adapun jenis buku karya umum meliputi ensiklopedia, kamus, dan ketentuan hukum. Buku filsafat meliputi karya tulis, sejarah, pahlawan dan prosedur. Jenis buku agama meliputi bimbingan belajar, artikel kitab dan modul. Jenis ilmu sosial meliputi ekonomi, politik, dan sosial. Jenis buku ilmu bahasa melipuuti tata bahasa, bahasa asing dan lainnya. Jenis buku ilmu pasti meliputi ilmu alam dan matematika. Jenis buku pengetahuan praktis meliputi fisika dan lainnya. Jenis buku kesenian dan olahraga meliputi seni rupa, seni musik, seni tari, bimbingan olahraga. Jenis buku kesusastraan meliputi buku-buku kesusastraan. Jenis buku biografi dan geografi meliputi buku riwayat dan sejarah.

Ajeng Gelda_MIA4.1_04



LAPORAN HASIL OBSERVASI
PERPUSTAKAAN

         Perpustakaan diambil dari kata pustaka. Secara umum perpusatakaan adalah sebuah tempat yang menyediakan koleksi literatur. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), perpustakaaan adalah tempat, gedung, ruang yang disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku. Menurut saya pribadi perpustakaan adalah tempat banyak buku dan merupakan gudangnya ilmu.

         Perpustakaan merupakan tempat untuk memperoleh informasi, sumber referensi dan bahan untuk menyelesaikan tugas. Oleh kaerna itu, disediakan fasilitas-fasilitas demi kenyamanan pengunjung seperti meja, kursi, alat tulis, rak buku, komputer dan pustakawan yang siap melayani peminjaman atau pengembalian buku.

         Buku-buku diperpustakaan diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok untuk memudahkan pengunjung untuk mencari buku. Menurut klasifikasi Dewey Decimal (DDC), rak berkode 000 berisi buku-buku Karya Umum diantaranya adalah Ensiklopedi dan Kamus. Rak bekode 100 untuk buku-buku Filsafat misalnya Sosiologi. Kode 200 untuk buku tentang Agama. Kode 300 untuk Ilmu-ilmu Sosial diantaranya buku mata pelajaran Sejarah, Sosiologi dan Ekonomi.  Kode 400 berisi buku-buku Ilmu-ilmu Bahasa contohnya buku pelajaran Bahasa Indonesia.

         Kemudian, kode 500 untuk buku tentang Ilmu-ilmu Pasti  contohnya buku Matematika dan Kimia. Kode 600 untuk Pengetahuan Praktis misalnya buku-buku Ekonomi dan Akutansi. Selanjutnya, kode 700 untuk Kesenian dan Olahraga diantaranya buku tentang Budaya dan Kesenian Indonesia. Kode 800 berisi buku-buku Kesusastraan seperti, cerpen dan novel. Dan rak terakhir berkode 900 untuk buku-buku tentang biografi dan geografi.

         Diperpustakaan ada juga tata tertib pengunjung antara lain, pengunjung harus menulis daftar kunjungan, tidak diperkenankan membawa makanan atau minuman, pengunjung harus menjaga ketenangan dan ketertiban selama berada di perpustakaan, dilarang merobek, mencoret, mengotori atau menghilangkan buku maupun perabot perpustakaan, dilarang menggunakan kartu anggota milik orang lain dan apabila terlambat mengembalikan buku dikenakan denda sesuai tarif.

LAPORAN HASIL OBSERVASI 


Perpustakaan 




Perpustakaan adalah tempat , gedung , ruang yang disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku. Perpustakaan berasal dari kata pustaka yang artinya buku . Perpustakaan dapat juga diartikan sebagai koleksi buku , majalah , dan bahan kepustakaan lainnya yang disimpan untuk dibaca , dipelajari , dan dibicarakan . 

Perpustakaan terdiri atas ruang baca dan ruang referensi. Di ruang baca terdapat banyak meja dan kursi untuk membaca. Biasanya ruang baca memiliki suasana nyaman dan tenang. Sedangkan ruang referensi adalah tempat untuk menata buku yang terdapat rak-rak dengan berbagai jenis buku. 

       Ada dua unsur utama dalam perpustakaan , yaitu buku dan ruangan . Namun saat ini , terdapat unsur – unsur lain yang ada di perpustakaan yaitu meja , kursi , rak lemari, dan komputer . Selain itu , terdapat juga petugas perpustakaan dan tata tertib perpustakaan .

        Di dalam perpustakaan mengenal istilah Klasifikasi Dewey Desimal atau Dewey Desimal Classsification ( DDC ) yaitu sebuah sistem klasifikasi perpustakaan yang diciptakan oleh Melvil Dewey pada tahun 1876 , dan sejak saat itu telah banyak dimodifikasi dan dikembangkan dalam dua puluh dua kali revisi yang telah terjadi hingga tahun 2004. Ada sepuluh kelas utama dalam klasifikasi Dewey . Sepuluh kelas utama tersebut adalah  000 untuk Karya Umum,100 untuk Filsafat, 200 untuk Agama , 300 untuk Ilmu – Ilmu Sosial, 400 untuk Ilmu – Ilmu Bahasa, 500 untuk Ilmu – Ilmu Pasti , 600 untuk Pengetahuan Praktis, 700 untuk Kesenian dan Olahraga, 800 untuk Kesusasteraan , 900 untuk Biografi dan Geografi.
 
         Buku – buku yang termasuk DDC no 000 – 099 adalah buku buku mengenai Ensklopedia dan Kamus . Buku – buku yang termasuk DDC no 100 -199 adalah buku buku mengenai ilmu, budaya dan psikologi. Buku – buku yang termasuk DDC no 200 – 299 adalah buku buku mengenai Agama. Buku – buku yang termasuk DDC no 300 – 399 adalah buku buku mengenai ekonomi,sosiologi,pendidikan kewarganegaraan dan antropologi . Buku – buku yang termasuk DDC no 400 – 499 adalah buku buku mengenai bahasa dan sastra.

        Buku – buku yang termasuk DDC no 500 – 599 adalah buku buku mengenai kimia , fisika , matematika dan biologi. Buku – buku yang termasuk DDC no 600 – 699 adalah buku buku mengenai teknologi , kesehatan , akuntansi dan informasi komunikasi. Buku – buku yang termasuk DDC no 700 – 799 adalah buku buku mengenai kesenian dan olahraga . Buku – buku yang termasuk DDC no 800 – 899 adalah novel , kumpulan cerpen dan pidato . Buku – buku yang termasuk DDC no 900 – 999 adalah buku buku mengenai geografi , mikrobiologi , dan katastrofi . 




Alda Oktaviani MP 
OO5 
MIA 4.1