Jumat, 04 Oktober 2013

Maella Rizky K._18_MIA-4.1

Perpustakaan

Di dalam dunia pendidikan, tak dapat dipungkiri lagi jika buku merupakan salah satu unsur terpenting yang sangat dibutuhkan untuk terciptanya suatu kegiatan pembelajaran. Buku adalah media pembelajaran yang dianggap sangat efektif selain guru pengajar. Selain itu, buku juga mempunyai beraneka ragam jenis yang berbeda. Tempat dimana buku ditata serta di susun rapi  menurut jenis dan golongannya, biasa kita sebut dengan perpustakaan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, perpustakaan dapat diartikan sebagai tempat, gedung, ruang yang disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku.
Pada sekolah-sekolah tertentu, biasanya menyediakan sebuah bangunan khusus yang digunakan sebagai perpustakaan. Perpustakaan sangat berguna bagi para siswa karena dengan adanya perpustakaan, siswa dapat meminjam buku-buku pelajaran yang mereka butuhkan tanpa harus membelinya. Biasanya, perpustakaan menyadiakan beberapa fasilitas tertentu untuk mendukung kenyamanan serta keindahan di dalam perpustakaan. Fasilitas tersebut diantaranya: meja dan kursi yang ditata sedemikian rupa sehingga nyaman bagi para siswa yg hendak membaca buku, beberapa komputer yang dilengkapi dengan akses internet, toilet untuk pengunjung, pustakawan yang ramah, serta sistim peminjaman buku menggunakan data barcode.
Entah ada berapa jumlah koleksi buku yang ada di dalam perpustakaan. Menurut jenis-jenisnya, buku dapat digolongkan menggunakan teori klasifikasi dewey decimal (DDC). Beberapa golongan menurut teori tersebut dinyatakan dalam bentuk kode angka, yaitu: kode dengan nomor 000 berisi tentang karya-karya umum, kode dengan nomor 100 berisi tentang filsafat, kode bernomor 200 berisi tentang agama, kode bernomor 003 tentang ilmu-ilmu sosial, kode bernomor 400 tentang ilmu bahasa, kobe bernomor 500 berisi tentang ilmu-ilmu murni, kode angka 600 tentang ilmu terapan dan pengetahuan praktis, kode 700 tentang kesenian dan olahraga, kode angka 800 berisi tentang kesusassteraan, serta yang terakhir kode bernomor 900 berisi tentang sejarah dan geografi.
Dari beberapa kode-kode golongan menurut klasifikasi dewey desimal tersebut, contoh bentuk  bukunya yaitu: Untuk kode 000 yaitu tentang karya-karya umum contohnya: novel, karangan, buku panduan, karya ilmiah, dll. Untuk kode 100 contohnya: sejarah, idiologi, kumpulan puisi, dll. Untuk kode angka 200 contohnya: kitab-kitab suci, akhlak dan budi pekerti, buku panduan kegiatan keagamaan,dll. Untuk kode 300 yaitu: sisiologi, nilai sosial, pelanggaran sosial, dll. Untuk kode 400 contohnya: resensi, eyd, kamus, dll. Untuk kode 500 contohnya yaitu: teknologi, IPA, matematika, dll. Untuk kode 600 contoh bukunya yaitu: perkembangan teknologi, psikologi, dll. Untuk kode nomor 700 misalnya: seni musik, seni rupa, seni tari, panduan olahraga, dll. Untuk kode bernomor 800 contohnya: ilmu sastra, adat istiadat, suku bangsa,dll. Serta yang terakhir kode 900 yaitu contohnya: biografi/ autobiografi tokoh, pengetahuan alam, dll.
Perpustakaan juga mempunyai beberapa tata tertib yang harus ditaati bagi para pengunjung. Tata tertib itu yaitu:
1.      Dilarang membawa makanan atau minuman kedalam perpustakaan karena dapat mengganggu  kebersihan perpustakaan serta konsentrasi dari pengunjung perpustakaan.
2.      Apabila buku yang dipinjam rusak ataupun hilang, maka peminjam harus menggantinya dengan yang baru.
3.       Bagi anggota atau pengunjung yang terlambat mengembalikan buku yang dipinjam, maka akan dikenakan denda dengan jumlah tertentu sesuai dengan jenis buku dan dihitung per hari.
4.      Dilarang membuang sampah sembarangan.
5.      Tidak boleh membuat keributan di dalam perpustakaan karena dapat mengganggu pengunjung yang lainnya.

6.      Dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar