Minggu, 01 Juni 2014


TEKS NEGOSIASI
1. Anis Lina Jati (06)
2. Febi Kurnia D (16)
Memajukan Koperasi Siswa
Satu minggu yang lalu pengurus OSIS mengadakan rapat tentang rencana pengadaan kegiatan ekstrakurikuler yang mengurusi koperasi siswa. Hari ini,Arman selaku Ketua OSIS mengajukan proposal pengadaan kegiatan tersebut kepada Kepala Sekolah. Ia berharap Kepala Sekolah menerima proposal yang diajukannya.
Ketua OSIS          : “Selamat siang,Pak.”
Kepala Sekolah  :”Selamat siang,silakan duduk.”
Ketua OSIS          :”Terima kasih,Pak. Maaf mengganggu waktu Bapak,perkenalkan nama saya       Arman,Ketua OSIS angkatan tahun ini.”
Kepala Sekolah  :”Ada keperluan apa Nak Arman menemui saya?”
Ketua OSIS        :”Saya  ingin mengajukan proposal tentang rancangan kegiatan koperasi siswa,Pak.”
Kepala Sekolah   :”Memang ada apa dengan koperasi siswa di sekolah kita? Apakah ada masalah?”
Ketua OSIS        :”Begini Pak,saya dan pengurus OSIS lainnya berencana menjadikan koperasi siswa  tersebut beroperasi di bawah pengawasan siswa,bukan pihak karyawan sekolah. Menurut kami,akan lebih baik jika siswa yang mengurus koperasi siswa di sekolah ini.”
Kepala Sekolah  :”Apa tidak sebaiknya karyawan sekolah saja yang yang mengurusi koperasi siswa?”
Ketua OSIS       :”Menurut saya dan teman-teman,selama ini koperasi siswa kurang berkembang. Tidak ada karyawan yang menjaga koperasi siswa tersebut,bahkan koperasi siswa lebih sering ditutup.”
Kepala Sekolah  :”Lalu bagaimana rencana Nak Arman agar para siswa tertarik untuk ikut serta menjaga koperasi siswa?”
Ketua OSIS       :”Begini Pak,bagaimana jika menjadikan hal tersebut sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler ?”
Kepala Sekolah  :”Itu ide yang bagus. Apa manfaat yang dapat diperoleh siswa dari kegiatan tersebut?”
Ketua OSIS        :”Dengan kegiatan ini,selain siswa dapat belajar berorganisasi,siswa juga bisa melatih jiwa kewirausahaan mereka.”
Kepala Sekolah   :”Bagus kalau begitu,saya sangat setuju.”
Ketua OSIS        :”Terima kasih jika Bapak berkenan menyetujuinya.”
Kepala Sekolah   :”Rencana Nak Arman dan teman-teman sangat positif,tentu saya menyetujuinya. Tapi bagaimana dengan modalnya?”
Ketua OSIS          :”Untuk awalnya,kami akan menjual barang-barang yang sudah tersedia di koperasi siswa terlebih dahulu. Dengan uang hasil penjualan dan uang yang diberikan dari dana BOS untuk kegiatan ekstrakurikuler,nantinya kami akan menambah lagi barang-barang keperluan siswa lainnya untuk dijual di koperasi siswa.”
Kepala sekolah:”Saya setuju dengan rencana tersebut,Nak Arman. Lalu mulai kapan kegiatan ekstrakurikuler tersebut akan mulai beroperasi?”
Ketua OSIS          :”Setelah Bapak menyetujui rencana kami ini, secepatnya kami akan segera memulai kegiatan ekstrakurikuler tersebut,Pak.”
Kepala Sekolah :”Ya,lebih cepat lebih baik, Nak Arman. Mana proposal yang harus saya tanda tangani?”
Ketua OSIS          :”Ini,Pak.”
Kepala Sekolah kemudian menandatangani proposal tersebut.
Ketua OSIS          :”Terima kasih Pak,maaf telah mengganggu.”
Kepala Sekolah :” Sama-sama Nak Arman,semoga kegiatan ekstrakurikuler tersebut berjalan sesuai rencana dan koperasi siswa bisa terus berkembang.”
Ketua OSIS          :”Amin. Terima kasih,Pak. Mari.”
Arman segera keluar dari ruangan tersebut setelah proposal yang diajukannya ditandatangani oleh Kepala Sekolah.
Keesokan harinya, ia dan pengurus OSIS lainnya segera memulai mengoperasikan koperasi siswa. Arman berharap nantinya akan banyak siswa-siswi lain yang tertarik untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tersebut.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar