Nama : Devi Candra Lestari
Kelas : MIA 4.1
Absen : 10
LAPORAN HASIL OBSERVASI
Perpustakaan
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yang dimaksud perpustakaan adalah tempat, gedung, ruang yang disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku dsb (2) koleksi buku, majalah, dan bahan kepustakaan lainnya yang disimpan untuk dibaca, dipelihara, dan dibicarakan.
Dalam pengklasifikasian buku di perpustakaan, biasanya digunakan kode-kode yang dapat memudahkan pembaca dalam mencari buku yang akan mereka baca. Seperti contohnya, Sistem Klasifikasi Dewey Desimal (DDC). Sistem klasifikasi ini biasanya menggunakan angka-angka yang berbeda pada setiap rak bukunya. Buku-buku akan dikelompokkan kedalam rak-rak berdasarkan isi dan fungsinya
. Contoh untuk sistem ini yakni :
Klasifikasi Dewey Desimal (DDC)
| 000 | Karya Umum |
| 100 | Filsafat |
| 200 | Agama |
| 300 | Ilmu-ilmu Sosial |
| 400 | Ilmu-ilmu Bahasa |
| 500 | Ilmu-ilmu Pasti |
| 600 | Peng. Praktis |
| 700 | Kesenian, OR |
| 800 | Kesusasteraan |
| 900 | Biografi, Geografi |
Rak buku kerkodekan 000 dalam contoh diatas merupaka buku-buku yang berhubungan dengan Karya Umum. Dalam rak ini, dapat ditemukan beberapa buku. Seperti diantaranya Ensiklopedia, Kamus Bahasa Indonesia, Kamus Bahasa Jerman, Kamus Bahasa Korea, dan Kamus Bahasa Jepang. Untuk rak berkode-kan 100 adalah buku-buku yang berhubungan dengan Filsafat. Contoh bukunya adalah buku-buku tentang Sosiologi. Rak selanjutnya, yakni rak 200, adalah rak yang berhubungan dengan mata pelajaran Agama. Baik Islam, Katholik, Kristen, Budha, Hindu, Kong Hu Chu, maupun agama yang lainnya. Rak ini banyak berisikan buku-buku kerohanian. Selain itu, rak ini juga berisikan buku-buku Agama yang digunakan siswa untuk proses belajar mengajar.
Selanjutnya, rak berkode 300. Kelompok buku dalam rak ini adalah kumpulan buku yang berhubungan dengan Ilmu-ilmu Sosial. Seperti buku Mata Pelajaran Ekonomi, Geografi, Sejarah, dan Sosiologi. Rak berkode 400 adalah kumpulan buku Ilmu-ilmu Bahasa. Dalam rak ini, dapat ditemukan buku-buku Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, kumpulan soal-soal latihan, dan masih banyak lagi. Untuk rak berkode 500 diisi oleh buku-buku tentang Ilmu-ilmu Pasti (exact). Rak ini berisikan buku-buku mata pelajaran exact, seperti buku Mata Pelajaran Kimia, Matematika, Biologi, baik dari kelas X sampai kelas XII.
Rak 600 berisi buku-buku Pengetahuan Praktis. Seperti buku-buku Ekonomi, Akuntansi, dan buku-buku cara pembuatan surat dengan struktur yang benar.Sedangkan rak berkode 700, berisi buku tentang Kesenian dan Olahraga. Terdapat banyak buku kesenian didalam rak ini. Jika kita ingin mencari tentang budaya-budaya yang dimiliki Indonesia, kita bisa langsung menuju ke rak ini. Selanjutnya rak berkode 800. Rak ini berisi buku-buku Kesusasteraan. Ada banyak kumpulan cerpen dan novel. Rak terakhir adalah rak 900. Rak terakhir ini berisi buku-buku yang berhubungan dengan Biografi dan Sosiologi.
Jika perpustakaan adalah tempat untuk meminjam buku, pasti ada orang-orang yang bertugas menjaga dan melayani para peminjam buku yang ada di perpustakaan. Mereka disebut pustakawan. Jika kita ingin meminjam buku, pustakawan akan melayani dan mencatat buku apa saja yang kita pinjam. Selain itu, tugas pustakawan juga menjaga perpustakaan agar tetap rapi dan tetap berada dalam kondisi yang kondusif. Bisa dibilang, pustakawan adalah unsur terpenting dalam sebuah perpustakaan.
Selain pustakawan, ada banyak unsur-unsur yang terdapat di perpustakaan. Seperti meja da kursi. Tanpa kedua hal tersebut, kita tidak akan bisa membaca buku dengan nyaman. Selain itu juga ada komputer. Biasanya, terdapat beberapa komputer yang dapat digunakan oleh umum. Komputer itu sudah tersambung dengan internet sehingga pengunjung perpustakaan tidak hanya bisa membaca sesuatu melalui buku, tetapi juga bisa melalui media sosial. Selain beberapa hal diatas, unsur yang juga tidak kalah penting adalah tata tertib. Tanpa adanya tata tertib, sebuah perpustakaan bisa-bisa menjadi tempat yang tidak teratur dan tidak terawat.
Cara meminjam buku diperpustakaan tidaklah sulit. Kita hanya harus menunjukkan kartu anggota perpustakaan kita kepada pustakawan. Pustakawan akan mulai mengerjakan tugasnya dengan mencatat nama kita dan buku apa saja yang kita pinjam. Biasanya, perpustakaan mematok batas waktu peminjaman sebuah buku. Jika kita tidak mengembalian buku diwaktu yang sudah ditentukan, kita akan mendapatkan denda. Akan tetapi, kebanyakan perpustakaan tidak mematok denda yang terlalu besar.
Ada banyak fungsi perpustakaan. Dengan perpustakaan, kita dapat menambah ilmu kita. Dengan perpustakaan, kita dapat mengerjakan tugas dengan banyak referensi buku. Dengan perpustakaan, kita bisa menghabiskan waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat. Jadi, gemarlah membaca buku di perpustakaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar