OBSERVASI
PERPUSTAKAAN
RANI
PRIHATININGSIH/MIA-4.1/24
Perpustakaan adalah tempat, gedung, ruang
yang dijadikan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku. Perpustakaan
berasal dari kata pustaka yang berarti buku. Perpustakaan juga dapat diartikan
sebagai tempat untuk mengoleksi buku, majalah, dan bahan kepustakaan lainnya
yang disimpan untuk dibaca, dipelajari, dan dibicarakan.
Di perpustakaan tersedia buku, rak buku,
lemari, komputer, dan di perpustakaan juga terdapat sinyal wi-fi. Perpustakaan
dikelola oleh pustakawan ataupun pustakawati. Pustakawan dan pustakawati
tersebut mempunyai peranan penting di dalam perpustakaan. Tugas seorang
pustakawan dan/atau pustakawati yaitu salah satunya menjaga dan merawat buku
yang ada di perpustakaan.
Di dalam perpustakaan terdapat
pengklasifikasian buku sesuai dengan Klasifikasi Dewey Desimal (DDC). Ada
sepuluh kode untuk membagi kelompok buku dengan jenis yang sama. Satu kode
tersebut mewakili satu jenis buku dalam jumlah buku yang ada. Dan kode tersebut
berupa angka. Adapun kodenya yaitu, kode 000 untuk buku-buku Karya Umum, kode
100 untuk buku- buku Filsafat, buku- buku Agama dikodekan dengan angka 200,
kode 300 untuk Ilmu- Ilmu Sosial, kode 400 untuk Ilmu-Ilmu Bahasa, kode 500
untuk Ilmu-Ilmu Pasti, kode 600 untuk buku-buku Pengetahuan Praktis, kode 700
untuk buku-buku Kesenian dan Olahraga, buku-buku Kesusasteraan berkode 800, dan
kode 900 untuk buku-buku Biografi dan Geografi. Buku-buku tersebut tersimpan di
dalam rak yang berbeda dan disusun secara rapi. Hal tersebut bertujuan untuk
memudahkan dalam mencari buku yang diinginkan.
Di dalam kode 000
untuk karya umum terdapat buku-buku seperti ensiklopedia, kamus, dan tafsir.
Kode 100 untuk filsafat, maka terdapat buku-buku karya tulis, konsep-konsep,
dan metode. Kode 200 untuk agama, terdapat buku pendidikan agama, tanya jawab
seputar agama, dan tata cara beragama. Untuk kode 300 yaitu ilmu-ilmu sosial
terdapat buku-buku ekonomi, sosiologi, dan global. Kode 400 untuk ilmu-ilmu
bahasa, buku-buku yang termasuk dalam kode tersebut contohnya sastra Indonesia,
sastra Inggris, dan panduan belajar bahasa asing lainnya. Kode 500 untuk
ilmu-ilmu pasti, berisi buku-buku pelajaran, kumpulan soal, dan intisari. Untuk
kode 600, yaitu pengetahuan praktis terdapat buku cara pembuatan surat, buku
akutansi, buku non fiksi, dan lain-lain. Kode 700, yaitu kesenian dan olahraga,
terdapat buku tentang materi olahraga, kesenian daerah, seni rupa, alat gambar,
serta kesenian daerah Indonesia. Kode 800 untuk kesusteraaan disana terdapat
novel, cerpen, dan puisi. Dan kode 900 yaitu biografi dan geografi terdapat
buku-buku sejarah dan geografi.
Dengan demikian kita
dapat menyimpulkan bahwa perpustakaan memiliki peranan penting di dalam
kehidupan. Perpustakaan menyimpan banyak buku sebagai jendela dunia.
Perpustakaan juga menyediakan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan oleh pelajar
seperti kita. Tanpa mengeluarkan biaya yang banyak kita sudah bisa menikmati
keaneragaman ilmu dengan membaca buku yang tersedia di dalam perpustakaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar