TEKS NEGOSIASI
1. Anis Lina Jati (06)
2. Febi Kurnia D (16)
Memajukan Koperasi Siswa
Satu minggu yang lalu pengurus
OSIS mengadakan rapat tentang rencana pengadaan kegiatan ekstrakurikuler yang
mengurusi koperasi siswa. Hari ini,Arman selaku Ketua OSIS mengajukan proposal
pengadaan kegiatan tersebut kepada Kepala Sekolah. Ia berharap Kepala Sekolah
menerima proposal yang diajukannya.
Ketua OSIS : “Selamat
siang,Pak.”
Kepala Sekolah :”Selamat
siang,silakan duduk.”
Ketua OSIS :”Terima kasih,Pak. Maaf mengganggu
waktu Bapak,perkenalkan nama saya Arman,Ketua OSIS angkatan tahun ini.”
Kepala
Sekolah :”Ada keperluan apa Nak Arman menemui
saya?”
Ketua OSIS :”Saya ingin mengajukan proposal tentang rancangan
kegiatan koperasi siswa,Pak.”
Kepala
Sekolah :”Memang ada apa dengan koperasi
siswa di sekolah kita? Apakah ada masalah?”
Ketua OSIS :”Begini Pak,saya dan pengurus OSIS
lainnya berencana menjadikan koperasi siswa tersebut beroperasi di bawah
pengawasan siswa,bukan pihak karyawan sekolah. Menurut kami,akan lebih baik
jika siswa yang mengurus koperasi siswa di sekolah ini.”
Kepala
Sekolah :”Apa tidak sebaiknya karyawan sekolah saja yang yang mengurusi koperasi
siswa?”
Ketua OSIS :”Menurut saya dan teman-teman,selama
ini koperasi siswa kurang berkembang. Tidak ada karyawan yang menjaga koperasi
siswa tersebut,bahkan koperasi siswa lebih sering ditutup.”
Kepala
Sekolah :”Lalu bagaimana rencana Nak Arman agar para siswa tertarik untuk ikut
serta menjaga koperasi siswa?”
Ketua OSIS :”Begini Pak,bagaimana jika menjadikan
hal tersebut sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler ?”
Kepala
Sekolah :”Itu ide yang bagus. Apa manfaat
yang dapat diperoleh siswa dari kegiatan tersebut?”
Ketua OSIS :”Dengan kegiatan ini,selain siswa
dapat belajar berorganisasi,siswa juga bisa melatih jiwa kewirausahaan mereka.”
Kepala
Sekolah :”Bagus kalau begitu,saya sangat setuju.”
Ketua OSIS :”Terima kasih jika Bapak berkenan menyetujuinya.”
Kepala
Sekolah :”Rencana Nak Arman dan
teman-teman sangat positif,tentu saya menyetujuinya. Tapi bagaimana dengan
modalnya?”
Ketua OSIS :”Untuk awalnya,kami akan menjual
barang-barang yang sudah tersedia di koperasi siswa terlebih dahulu. Dengan uang
hasil penjualan dan uang yang diberikan dari dana BOS untuk kegiatan ekstrakurikuler,nantinya
kami akan menambah lagi barang-barang keperluan siswa lainnya untuk dijual di
koperasi siswa.”
Kepala
sekolah:”Saya setuju dengan rencana tersebut,Nak Arman. Lalu mulai kapan
kegiatan ekstrakurikuler tersebut akan mulai beroperasi?”
Ketua OSIS :”Setelah Bapak menyetujui rencana
kami ini, secepatnya kami akan segera memulai kegiatan ekstrakurikuler tersebut,Pak.”
Kepala Sekolah :”Ya,lebih cepat lebih baik, Nak Arman. Mana proposal
yang harus saya tanda tangani?”
Ketua OSIS :”Ini,Pak.”
Kepala Sekolah kemudian menandatangani
proposal tersebut.
Ketua OSIS :”Terima kasih Pak,maaf telah
mengganggu.”
Kepala
Sekolah :” Sama-sama Nak Arman,semoga
kegiatan ekstrakurikuler tersebut berjalan sesuai rencana dan koperasi siswa
bisa terus berkembang.”
Ketua OSIS :”Amin. Terima kasih,Pak. Mari.”
Arman segera keluar dari ruangan
tersebut setelah proposal yang diajukannya ditandatangani oleh Kepala Sekolah.
Keesokan harinya, ia dan
pengurus OSIS lainnya segera memulai mengoperasikan koperasi siswa. Arman
berharap nantinya akan banyak siswa-siswi lain yang tertarik untuk mengikuti kegiatan
ekstrakurikuler tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar