Senin, 16 Desember 2013

Eksposisi (Nadhira Shafa .G. /19)

Penerapan Kurikulum 2013 Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia
Kurikulum 2013 merupakan perubahan dari sistem pendidikan di Indonesia. Pada kurikulum ini, baru beberapa sekolah saja yang menggunakan kurikulum 2013 ini. Contohnya, SMAN 1 Salatiga yang telah menerapkan kurikulum 2013 dalam sistem pembelajarannya. Misalnya, pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kurikulum 2013 membuat inovasi baru, kurikulum ini lebih mengarahkan siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran. Kurikulum 2013 mengarah pada 3 ranah yaitu, ranah kognitif, ranah afektif, ranah psikomotorik.
Pada kurikulum ini, materi pembelajaran digali lebih dalam. Contohnya, ada perbedaan materi antara kurikulum 2013 dengan kurikulum sebelumnya yakni, teks anekdot, nomina pendeskripsi, dan nomina penjenis. Dari materi tersebut, telah diketahui bahwa kurikulum 2013 memberikan siswa pengetahuan lebih dalam lagi.
Selain itu, siswa dituntut untuk aktif dan kreatif dalam mengikuti pembelajaran. Interaksi antara guru dan siswa diberlakukan untuk memenuhi standar penilaian berupa sikap dan keaktifan dalam belajar. Dalam kegiatan ini, siswa dan guru memiliki hubungan yang harmonis sehingga siswa benar-benar menganggap guru sebagai orang tua di sekolah. Siswa pun semakin aktif bertanya dan penuh keingin tahuan. Namun, terkadang ada siswa yang belum mampu menyampaikan pendapatnya karena suatu halangan tertentu seperti, pemalu atau jarang berbicara dan lebih senang mendengarkan. Pada situasi inilah, tugas guru untuk menggali potensi siswa tersebut agar mampu berinteraksi dengan baik dan mau menyampaikan pendapat yang sesuai dengan pemikirannya.
 Menurut saya, kurikulum 2013 ini cukup baik dalam sistem pembelajaran. Kurikulum 2013 ini mampu membuat siswa menyampaikan pendapatnya dan berani berbicara karena selain membuat siswa aktif, kreatif, dan inovatif. Kurikulum 2013 ini juga menuntut guru untuk berelasi dengan siswa dan mampu mengerti keadaan siswa untuk menggali potensi dan menciptakan prestasi siswa. Namun, guru juga harus memahami materi yang disampaikan agar dalam pembelajaran tidak ada kesalahpahaman materi.
Jadi, kurikulum 2013 ini dapat diterapkan lebih jauh dan dikembangkan lebih baik lagi. Agar pembelajaran dalam kurikulum 2013 ini lebih sempurna. Tentunya, kurikulum 2013 ini akan lebih baik dengan partisipasi guru dan siswa untuk mengembangkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar