Minggu, 15 Desember 2013

Ajeng Gelda_ MIA 4.1_04



Teks Eksposisi:
Pembelajaran Bahasa Indonesia Dalam Kurikulum 2013

Kurikulum 2013 mengarah pada tiga ranah, yaitu ranah kognitif, ranah afektif, dan ranah psikomotorik. Ranah kognitif yaitu, kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran, ranah afektif yaitu, sikap siswa terhadap materi yang mereka pelajari dan ranah psikomotorik yaitu keterampilan yang didapat siswa setelah materi disampaikan. Diharapkan kurikulum 2013 dapat berpengaruh besar menciptakan peserta didik yang produktif, kreatif, inovatif.
Kurikulum ini menerapkan pendekatan ilmiah (Scientific Approach). Sebenarnya, pendekatan tersebut bukan hal  baru karena, metode ini  sudah diterapkan pada KBK tetapi istilahnya saja yang berbeda. Adapun ciri-ciri umumnya adalah kegiatan pembelajaran yang mengedepankan kegiatan-kegiatan proses yaitu mengamati, menanya, mencoba, menalar dan mengomunikasikan. Dengan metode pendekatan ini, siswa dituntut lebih aktif dan mandiri.
Sistem penilaiannya menekankan pada tiga aspek, yaitu afektif, kognitif, dan psikomotorik. Dengan sistem penilaian tersebut, siswa akan memiliki keseimbangan antara kemampuan untuk menjadi manusia yang baik (soft skills), manusia yang memiliki kecakapan dan pengetahuan untuk hidup secara layak (hard skills).
Sebenarnya, penerapan kurikulum 2013 dirasa lebih menyenangkan dan menarik. Dalam kurikulum ini, diharapkan siswa tidak hanya menghafal teori dari buku saja, tetapi juga dari kehidupan serta dapat menerapkannya.  Siswa juga diharapkan dapat memupuk budi pekerti dan akhlak mulia.
Dengan demikian, Kurikulum 2013 dapat disempurnakan lagi, tentunya dengan adanya dukungan dari para siswa, guru, sekolah, dan masyarakat untuk pendidikan yang lebih bermutu, yang nantinya akan melahirkan generasi penerus bangsa yang berwawasan luas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar